DESIGN PEMBELAJARAN JARAK JAUH YANG EFEKTIF


RESUME Ke - 5
BELAJAR MENULIS GELOMBANG KE - 7
NARA SUMBER   :  INDRA CHARISMIADJI 
MATERI                :  DESIGN PEMBELAJARAN JARAK JAUH YANG EFEKTIF
WAKTU               :    KAMIS, 02 APRIL 2020

Assalamualaikum Waraahmatullahi Wabarakatu


     Materi yang disampaikan pada pertemuan yang ke -5 merupakan materi tentang Design pembelajaran jarak jauh yang efektif. Tepat jam 19.00 Wib pada rabu tanggal 02 April 2020 bersiaplah dengan hp ditangan menunggu pemateri masuk. Eeehhh rupanya om jay menyampaikan kalau materi disampaikan menggunakan Weber. Alhasil diriku tak bisa mengikuti pembelajaran malam itu. Tetapi walaupun tak mengikuti pembelajaran masih dapat kiriman pembelajaran pada materi ke - 5 ini, sehingga dapat mengetahui apa itu pembelajaran jarak jauh dengan efektif.

     Ada 4 pilar pendidikan menurut UNESCO, keempat pilar pendidikan adalah  pegangan sebagai praktisi pendidikan meliputi :
a. Learning to know ( belajar untuk tahu )
b. Learning to do ( belajar untuk melakukan )
c. Learning to be ( belajar untuk menjadi )
d. Learning to live together ( belajar untuk hidup bersama )

    Pembelajaran jarak jauh  yang efektif adalah menggunakan LMS ( Learning manajemen System ). Standar pembelajaran menggunakan Whatsapp tidak cocok untuk daring. Begitu juga dengan ceramah melalui video online. Selain membutuhkan bandwith yang besar juga terkesan hanya menerima informasi atau diberitahu. 

     Ada 3 kunci dalam kunci penting dalam Framework Pendidikan yaitu :
a. Infrastruktur
b. Infostruktur
c. Infokulture

Ketiga hal tersebut merupakan hal yang harus diperhatikan , jika tidak maka pembelajaran tidak akan maksimal , seperti penyediaan sarana prasarana, web hosting serta kultur pembelajaran yang sesuai dengan zamannya.  

     Fungsi guru dalam pembelajaran abad 21 adalah 
a. Guru sebagai leader yaitu guru tetap didepan dan memberikan  contoh atau teladan  
    kepada anak didiknya  ( Ing ngarso sung tulodo ).
b. Guru sebagai motivator yaitu guru mendorong peserta didik untuk belajar dan mencari  
    ilmu dari berbaagai sumber. ( Ing madya mangun karso dan Tut wuri handayani )
c. Guru sebagai fasilitator yaitu guru yang menyedikan pengalaman belajar sehingga siswa 
    bertanggung jawab dalam membuat rancangan, proses dan penelitian, memberikan 
    kegiatan yang merangsang siswa untuk mengekspresikan gagasannya. serta memonitor      mengevaluasi dan menunjukkan pemikiran siswa. Sehingga kolaborasi siswa dan guru  
    adalah hal yang tidak bisa tergantikan meskipun dengan kecanggihan teknologi.


DESI YARNI,S.Pd
SMPN I KUNDUR UTARA
KARIMUN - KEPRI
Desinajwa.blogspot.com
 




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Strategi Pemasaran Buku

MENULIS CEPAT DAN TEPAT DI MEDIA DARING DAN LURING

MENULIS DAN MENERBITKAN BUKU DI PENERBIT ANDI YOGYAKARTA